Kajian Teologis Kitab Ayub 1-2 Dan Implikasi Psikologis Terhadap Keluarga Kristen Yang Mengalami Kematian Anak Di Gereja Toraja Klasis Makale Tengah Jemaat Imanuel Tampo

Authors

  • Windy Windy Institut Agama Kristen Negeri Toraja

DOI:

https://doi.org/10.34307/kamasean.v1i2.32

Keywords:

suffering, grief, surrender, loyalty

Abstract

This paper is motivated by a Christian family at Gereja Toraja Jemaat Imanuel Tampo who mourn the death of a child. The death of child causes parents to give different emotional reactions from one to others. Job 1-2 show that how Christians confronting with suffering. This is the  author’s consideration to see the theological study of Job 1-2 and its implications for Christian families who experience child death at Gereja Toraja Klasis Makale Tengah Jemaat Imanuel Tampo. The research method that the authors use in this research is a narrative study qualitative. This narrative study is developed to describe the theological studies of Job 1-2 and the implications for Christian family who experience child death at Gereja Toraja Klasis Makale Tengah Jemaat Imanuel Tampo. Job confronted the suffering that occurs by surrendering to God and accepts that suffering humbly. Job 1-2 teaches to understand God’s sovereignty that occurs through suffering. Christian families who grieve over the loss of their children also accept the suffering they endure. Theory of Kubler Ross regards 5 stages of grief, namely denial of anger, bargaining, depression, and acceptance as a process to be accepted the suffering. In the end the Christian family in the Gereja Toraja Klasis Makale tengah Jemaat Imanuel Tampo can through the suffering of the death of a child by surrending to God and accepting it.

References

Buku:

Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. 2012.

Atkinson, David. Seri Pemahaman Dan Penerapan Amanat Alkitab Masas Kini. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2002.

Barth, Clarie dan Marie, Frommel. Ayub. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Baxter, J. Sidlow. Menggali Isi Alkitab 2 Ayub-Maleakhi. Jakarta: Yayasan Komuniksai Bina Kasih/OMF, 1989.

Blankenbaker, Frances. Inti Alkitab Untuk Para Pemula. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Blommendaal, J. Pengantar Kepada Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

Charles, F. Pfeiffer. Tafsiran Alkitab Wycliffe Volume 2 Ayub-Maleakhi. Malang: Gandum Mas, 2014.

Gunarsa, Singgih D. Dari Anak Sampai Usia Lanjut Bunga Rampai Psikologi Perkembangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Knight, Georgew W. The Illustrated Bible Handbook Pendampingan Studi Alkitab Sehari-hari. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Lasor, W. S. dan D. A. Hubbard, F. W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Marsunu, Seto. Pengantar Kitab-Kitab Hikmat. Yogyakarta: Kanasius, 2018.

Terjemahan : Yayasan Komunikasi Bina Kasih. Tafsiran Alkitab Masa Kini 2 Ayub Maleakhi. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1976.

Jurnal:

Dewi, Ida Ayu Shintya dan Yohanes Kartika Herdianto. “Dinamika Penerimaan Diri Pada Remaja Broken Home Di Bali”, Jurnal Psikologi Udayana, no.1 (2018): 216.

Fitriani, Etik Anjar. “Komunikasi Terapeutik Dalam Konseling (Studi Deskriptif Kualitatif Tahapan Komunikasi Terapeutik dalam Pemulihan Trauma Korban Kekerasan Terhadap Istri di Rifka Annisa Woman’s Crisis Center Yogyakarta). Profetik: Jurnal Komunikasi Profetik, vol.10,no.1( 2017): 87.

Marlinda dan Yati Afiyanti, Tri Budiati, “Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Kista Endometrisis Menggunakan Pendekatan Teori Comfort Dan Loss &G”. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, vol.6,no.2 (2018): 46.

Sandrianto, Musa. “Manusia Sebagai Instrumen Dalam Perlawanan Antara Allah dan Iblis: Manusia sebagai instrumen”, Kamasean: Jurnal Teologi Kristen, vol.1,no.1 (2020) : 73.

Odja, Viktorinus Raja. “Keberadaan Jiwa Manusia Setelah Mati”. Sepakat: Pastoral Kateketik, vol.3,no.1 (2016):120.

Pratitis, Annisa Hayuning. “Proses Penerimaan Diri Perempuan Dewasa Awal Yang Mengalami Kekerasan Seksual Pada Masa Anak-anak”. Jurnal Kepribadian dan SosiaL, vol.10, no. 2 (2013): 74, 87.

Rumenda, Paulus Chendi. “Strategi Pelayanan Kedukaan Yang Holistik”. Verivitas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, no.1 (2013): 1.

Santoso, Agus. “Peran Istri Ayub Dalam Pendampingan Bagi Penderitaan Suaminya: Melihat Secara Positif Akan Peran Istri Ayub”. Marburg: Tectum Verlag, ( 2007): 3.

Stevanus, Kalis. “Kesadaran Akan Allah Melalui Penderitaan Berdasarkan Ayub 1-2”. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristian, no. 2 (2019) : 131.

Tolanda, Irvin dan Peniel Maiaweng, “Kedaulatan Allah Atas Iblis Berdasarkan Kitab Ayub Pasal 1 Dan 2 Serta Relevansinya Dalam Kehidupan Orang Percaya”. Jurnal Jaffray, no.2, (2011): 83.

Virgonita, Mulya dan Iswindari Winta. “Coping Stress Pada Ibu Yang Mengalami Kematian Anak”. Philanttrhophy: Journal of Psychology, no.1 (2019): 2.

Widianto, Budi. “lelaku: Memahami Pengalaman Menjelang Kematian Lansia Jawa”. Epigraphe : Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, vol.2,no.2 (2018) : 123-124.

Yunita, Anna dan Made Diah Lestari, “Proses Grieving Dan Penerimaan Diri Pada Ibu Rumah Tangga Berstatus HIV Positif Yang Tertular melalui Suaminya”. Jurnal Psikologi Udayana, vol.4,no.2 (2017) : 223, 227.

Hasil Wawancara:

Dalame, Marthen. Wawancara oleh Penulis, Tampo, Makale, 10 April 2020, 12 Juli 2020.

Galung. Kornelia, Wawancara oleh Penulis, Tampo, Makale, 20 Juni 2020.

Pindan, Ransdi Lisu. Wawancara oleh Penulis, Tampo, Makale, 10 April 2020, 4 Juli 2020.

Sattu, Marlina, Wawancara oleh Penulis, Tampo, Makale, 29 Juni 2020

Published

2020-12-31

How to Cite

Windy, W. (2020). Kajian Teologis Kitab Ayub 1-2 Dan Implikasi Psikologis Terhadap Keluarga Kristen Yang Mengalami Kematian Anak Di Gereja Toraja Klasis Makale Tengah Jemaat Imanuel Tampo. KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen, 1(2), 107-126. https://doi.org/10.34307/kamasean.v1i2.32