Makna Kata τέλειος Dalam Injil Matius 5:48 Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya

Authors

  • Fajar Gumelar Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray Makassar
  • Christopher James Luthy Sekolah Tinggi Filsafat Jaffray Makassar
  • Robi Panggarra Sekolah Tinggi Filsafat Jaffray Makassar
  • Hanny Frederik Sekolah Tinggi Filsafat Jaffray Makassar

DOI:

https://doi.org/10.34307/kamasean.v2i2.28

Keywords:

Perfect, τέλειος, complete, character, God, Sempurna, lengkap, karakter, Allah

Abstract

Abstract: Matthew 5:17-48 is part of Jesus' Sermon on the Mount, where it is the deepest reflection of God's law which contrasts sharply with the patterns and teachings of the scribes and Pharisees. This passage concludes with Jesus' mandate to His followers to be perfect as their Father in heaven is perfect (5:48). The word perfect in this text is translated from the Greek word τέλειος which can actually be translated as perfect, complete or mature. The difference in interpretation of the meaning of the word τέλειος has led to several different thoughts and doctrines. In Matthew 5:48's research, the author uses general hermeneutic principles to find the meaning or meaning conveyed by the author to the first reader. This research used the critical historical interpretation method. In addition, the author also uses library research methods, by reading books, journals and investigating books related to the discussion of this scientific work. Based on the description of this scientific work, the authors draw the following conclusions: first, the meaning of the word τέλειος in Matthew 5:48 does not refer to a sinless perfect state, but rather to the meaning of completeness. Second, the example of life for believers is God himself, not others. Third, the command to be perfect like God is not an impossible thing for God's people to do. Fourth, completeness like God can only be experienced if humans have an intimate relationship with God. Fifth, Jesus calls His people to be complete in fellowship.

Abstrak: Matius 5:17-48 merupakan bagian dari khotbah Yesus di bukit, dimana isinya merupakan refleksi terdalam terhadap hukum Allah yang sangat kontras dengan pola dan ajaran ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Perikop ini diakhiri dengan amanat Yesus kepada para pengikut-Nya untuk menjadi sempurna sebagaimana Bapa di surga adalah sempurna (5:48). Kata sempurna dalam teks ini diterjemahkan dari kata Yunani τέλειος yang sebenarnya bisa diterjemahkan sebagai sempurna, lengkap atau dewasa. Perbedaan tafsir akan makna kata τέλειος ini kemudian memunculkan beberapa pemikiran dan doktrin yang berbeda-beda. Dalam penelitian Matius 5:48 ini penulis menggunakan prinsip-prinsip umum hermeneutik guna mencari makna atau maksud yang disampaikan penulis kepada pembaca pertama. Metode tafsir yang digunakan adalah metode tafsir historis kritis. Selain itu penulis juga menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research, dengan membaca buku-buku, jurnal-jurnal dan menyelidiki kitab yang berkaitan dengan bahasan karya ilmiah ini. Berdasarkan hasil uraian dari karya ilmiah ini, penulis menarik kesimpulan sebagai berikut: pertama, makna kata τέλειος dalam Matius 5:48 tidak menunjuk pada keadaan sempurna yang tanpa dosa, melainkan pada arti kelengkapan. Kedua, keteladanan hidup bagi orang percaya adalah Allah sendiri, bukan orang lain. Ketiga, perintah untuk menjadi sempurna seperti Allah bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dilakukan umat Allah. Keempat, kelengkapan seperti Allah hanya dapat dialami jika manusia memiliki hubungan yang intim dengan Allah. Kelima, Yesus memanggil umat-Nya untuk menjadi lengkap di dalam persekutuan.

References

Abineno, J. L. Ch. Pokok-Pokok Penting Dari Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Arndt, William F., and F. Wilbur Gingrich. Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature. Chicago, Illinois: The University Of Chicago Press, 1957.

Blomberg, Craig. Matthew-The New American Commentary. Nashville: Broadman and Holman Publisher, 1992.

Budiyana, Hardi. “Perspektif Alkitab Terhadap Keluarga Kristen.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2018): 137 – 45. doi:10.46307/regula fidei.v3i2.25.

Camerling, Yosua Feliciano, and Hengki Wijaya. “Misi Dan Kebangkitan Rohani: Implikasi Misi Allah Bagi Gereja.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 1 (June 18, 2019): 57 – 71. doi:10.37364/jireh.v1i1.11.

Carson, D. A. Kasih Di Tempat-Tempat Yang Sulit. Surabaya: Momentum, 2007.

Carson, D. A. “Matthew.” In The Expositor’s Bible Commentary: Matthew, Mark, Luke, edited by Frank E. Gaebelein, Vol. 8. Grand Rapids, MI: Zondervan Publishing House, 1984.

Danker, Frederick W. A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature. Chicago: University of Chicago Press, 2010.

Darminta, J. Seri Lorong Sempit Ke Kerajaan Allah 5: Pendidik Iman Dan Nilai Bagi Generasi Muda. Yogyakarta: Kanisius, 2006.

Eriyanti, Ribut Wahyu, Kartika Tiara Syarifuddin, Kasem Datoh, dan Eka Yuliana. Linguistik Umum. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2020.

Ferguson, Sinclair B. Khotbah Di Bukit: Cermin Kehidupan Sorgawi Di Tengah Dunia Berdosa. Surabaya: Momentum, 2017.

France, R. T. Matthew: An Introduction and Commentary - Tyndale New Testament Commentaries. Nottingham: Inter-Varsity Press, 1985.

Guelich, Robert A. The Sermon on The Mount: A Foundation for Understanding. Dallas: Word Publishing, 1982.

Hadiwijono, Harun. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Hagner, Donald A. Word Biblical Commentaries: Matthew 1 – 13. Dallas: Word, Incorporated, 1993.

Hardjowono, Tikijo. “Penyembuhan Luka Batin (Inner Healing): Apakah Merupakan Bagian Dari Pengudusan Orang Percaya?” Veritas 6, no. 2 (October 2005): 211 – 227.

Heer, J. J. de. Injil Matius I. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1982.

Hermanto, Bambang Wiku, dan Yohanes Enci Patandean. “Tema-Tema Theologis Khotbah Yesus Di Bukit Dalam Injil Matius 5:1-7:29.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 2 (2019): 123 – 135.

Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Kingsbury, Jack Dean. Injil Matius Sebagai Cerita: Berkenalan Dengan Narasi Salah Satu Injil. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.

Kittel, Gerhard, Gerhard Friedrich, and Geoffrey William Bromiley, eds. Theological Dictionary of the New Testament. Grand Rapids, Michigan: W.B. Eerdmans, 1985.

Luz, Ulrich. Matthew 1 – 7: A Commentary on Matthew 1 – 7. Edited by Helmut Koester. Minneapolis, MN: Fortess Press, 2007.

Martasudjita, E. Komunitas Transformatif: Makna & Perjuangannya Secara Kristiani. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Meninger, William A. Menjadi Pribadi Utuh. Yogyakarta: Kanisius, 1999.

Morris, Leon. Injil Matius. Surabaya: Momentum, 2016.

Mutak, Alfius Areng. “Disiplin Rohani Sebagai Praktek Ibadah Pribadi.” Jurnal Theologi Aletheia 18, no. 10 (2016): 1 – 24.

Newman, Barclay M. Kamus Yunani-Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1991.

Newman, Barclay M. Pedoman Singkat Menterjemahkan Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 1977.

Niftrik, Gerrit Cornelis van, dan B. J. Boland. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Outler, A. C., ed. John Wesley. New York: Oxford University Press, 1964.

Parera, Jos Daniel. Morfologi Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007.

Patte, Daniel. Discipleship According to The Sermon on The Mount: Four Legitimate Readings, Four Plausible Views of Discipleship, and Their Relative Values. Valley: Trinity Press International, 1996.

Ronda, Daniel. Kisah Kisah Misi Singkat di Berbagai Belahan Dunia. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 2018.

Santoso, Agus. Logos: Tata Bahasa Yunani Koine. Bandung: Bina Media Informasi, 2011.

Santoso, David Iman. Theologi Matius: Intisari Dan Aplikasinya. Malang: SAAT, 2009.

Silva, Moisés. New International Dictionary of New Testament Theology and Exegesis. Grand Rapids, Michigan: Zondervan, 2014.

Stevenson, Angus, ed. Oxford Dictionary of English. Oxford: Oxford Unversity Press, 2010.

Stott, John. The Living Church. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Sutanto, Hasan. Hermeneutik: Prinsip Dan Metode Penafsiran Alkitab. Malang: SAAT, 2007.

Tulalessy, Daniel, and Gerry C. J. Takaria. “Be Perfect As Your Father Based On Matthew 5:48.” Jurnal Koinonia 11, no. 1 (May 31, 2019): 47 – 62.

Weren, Wim J. C. Studies in Matthew’s Gospel: Literary Design, Intertextuality, and Social Setting. Leiden: Koninklijke Brill NV, 2014.

Wesley, John. The Sermon On The Mount. USA: Bridge Logos, 2010.

Wright, Christopher J. H. Hidup Sebagai Umat Allah: Etika Perjanjian Lama. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Published

2021-12-30

How to Cite

Gumelar, F., Luthy, C. J., Panggarra, R., & Frederik, H. (2021). Makna Kata τέλειος Dalam Injil Matius 5:48 Dan Implikasinya Bagi Orang Percaya. KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 61-78. https://doi.org/10.34307/kamasean.v2i2.28